ZIAUL KAMAL

Karena Hidup Tidak Semanis Gula

ZIAUL KAMAL

Karena Hidup Tidak Semanis Gula

Relationship or Relationshit !

/
/
/
54 Views
19

Ziaul Kamal | Ketika anda membayakangkan bahwasanya kehidupan anda itu tidak ada masalah, seakan semuanya itu terasa sempurna, begitu indah jika dibayangkan (ingat, cukup dibayangkan saja). Tapi realitanya itu tidak seindah bayangan yang selama ini kita harapkan maupun kita mimpikan.

Relationship atau RelationShit ?

Maksud dari judul yang saya tuliskan ini adalah tentang suatu hubungan, baik itu dengan keluarga, kerabat, atasan kerja, dan juga pasangan.

Relationship yang saya maksudkan disini juga merupakan sebuah hubungan. Berbicara tentang hubungan, bukan hanya hubungan antara manusia saja, tapi ada hubungan lain yang dimana diantaranya :

    • Hubungan dengan pencipta
      • Hubungan ini merupakan hubungan manusia sebagai makhluk ciptaan Allah. Hal ini jelas berkaitan dengan agama seseorang, jika seorang muslim ini berhubungan dengan keimanan seseorang. Hubungan dengan Allah dibangun dengan beribadah, dan banyak sekali macam beribadah. Mulai dari hal kecil seperti selalu bersyukur, mengingat Allah dimanapun berada, bersedekah sampai dengan ibadah Haji yang tidak semua orang bisa melaksanakanya. Semoga kita disegerakan untuk bisa beribadah Haji amiin.
    • Hubungan dengan manusia
      • Nah, pada hubungan dengan manusia ini bisa jabarkan lagi menjadi beberapa poin utama yaitu :
        • Hubungan dengan orangtua
          • Hubungan dengan orangtua juga merupakan hubungan yang sangat penting untuk dijaga. Ada hadits yang menyebutkan jika ridhonya Allah juga terletak pada ridhonya orangtua, sedangkan murkanya Allah berada pada murka orangtua juga. Pada hubungan ini, kita sebagai anak harus berbakti kepada orangtua yang melahirkan kita. Jangan sampai langkah kita tidak diridhoi oleh orangtua, bisa menjadikan celaka untuk kita. Kalau di cerita-cerita rakyat itu seperti malin kundang yang tidak mengakui ibunya dan akhirnya dia dikutuk menjadi batu untuk selamanya.
          • Kemudian selain orangtua, ada orangtua kedua yaitu guru. Seorang guru telah memberikan kita ilmu, mendidik kita di sekolah maupun guru di pesantren juga wajib hukumnya untuk dihormati. Karena dengan beliau-beliau itu kita dibimbing hingga bisa seperti sekarang ini.
    • Hubungan dengan orang yang lebih tua
      • Hubungan dengan orang yang lebih tua ini lebih mengarah pada seperti apa kita menghormati orang yang lebih tua. Ada juga sedikit tambahan juga dengan yang lebih tua menghormati dan yang lebih muda menyayangi.  Seperti apa sikap kita pada orang yang lebih tua, bisa juga digambarkan sikap kepada atasan kita.
    • Hubungan dengan masyarakat
      • Hubungan dengan masyarakat adalah bagaimana sikap kita bergaul dengan masyarakat sekitar, teman sebaya, lingkungan kampus/sekolah/kantor. Yang terpenting adalah jangan sampai lupa untuk selalu berkata “maaf, terimakasih, dan minta tolong” sudah itu merupakan kunci attitude seseorang.
    • Hubungan dengan pasangan
      • Ihiy akhirnya nyampe ke bagian ini, ehehe dimohon tidak baper yaa pembaca. Nah, hubungan dengan pasangan ini juga merupakan hubungan dari batin ke batin hmm ini diperuntukkan bagi yang sudah menikah yaa. Dulu, saat saya masih di pesantren saya pernah mengaji sebuah kitab yang isinya bagaimana akhlak seorang suami dan istri dalam membangun rumah tangga. Nah, jadi hubungan dengan pasangan ini lebih mengarah pada hubungan dalam pernikahan yaa bukan hubungan dalam berpacaran.
    • Hubungan dengan alam
      • Kalau dalam bahasa arabnya hablum minal alam. Hal ini perlu kita perhatikan seperti apa hubungan kita dengan alam. Sudahkah kita menyayangi lingkungan? Nah ini perlu untuk masyarakat zaman sekarang yang lebih banyak merusak lingkungan sekitar dan tidak menjaga kelestarian alam. Mulailah dari hal yang kecil seperti berkebun lah, atau merawat tanaman sekitar. Selain itu hubungan dengan alam ini bisa kita representasikan sebagai media refreshing. Misalkan mendaki gunung, bermain ke pantai, dan masih banyak lagi.
  • Kutipan ini saya ambil dari kompasiana.

  • Tapi taukah anda, ada suatu hal dimana semuanya itu berbanding terbalik dengan apa yang anda harapkan ?

Relationshit ! Entah kenapa semua yang terlintas dikepala saya akan semua perjuangan yang sudah saya  lakukan itu merasa sedikit kurang bermakna. Dimana mulai dari mentoring dan hal lainya. Seperti sebuah masakan yang kurang akan garam. Begitu hambar.

Mungkin sedikit ataupun banyak dari kasus yang ada, anda juga harus bisa menerimanya dengan lapang dada. Karena yakinlah, tuhan tidak pernah diam atas apa usaha yang pernah anda lakukan.

Mungkin ketika ada istilah “Susah sama-sama, Senang juga sama-sama” maka amalkan juga “Susah sama-sama, Senang belum tentu sama-sama”

Sekian Curhatan yang tidak berfaedah ini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :